Rabu, 24 Desember 2025

IGI Kota Bogor Audiensi ke BAPPERIDA: Mendorong Upah Layak Guru Swasta Masuk Perencanaan Pembangunan Kota

 




Pengurus Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Bogor melaksanakan audiensi dengan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kota Bogor pada Kamis, 4 Desember 2025. Kehadiran IGI Kota Bogor—yang diwakili oleh Siti Amalia (Ketua), M. Saepul Akbar (Kabid Advokasi dan Perlindungan Guru), Hesti Dwi Rachmawati (Sekretaris), dan Setiyowatik (Bidang Diklat)—merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya bersama Bidang Hukum dan HAM Setda Kota Bogor mengenai isu pelindungan guru pada momentum Hari Guru Nasional.

Membahas Realita: Guru Swasta dan Upah yang Belum Layak

Dalam diskusi bersama Bapak Sumaryanto dan Bapak Ara dari BAPPERIDA, IGI Kota Bogor memaparkan kondisi faktual guru swasta di Kota Bogor yang hingga kini masih menerima gaji jauh di bawah standar kelayakan. Banyak guru terpaksa mengajar di beberapa sekolah sekaligus atau mencari pekerjaan tambahan setelah jam mengajar untuk memenuhi kebutuhan hidup.

IGI Kota Bogor menegaskan bahwa kondisi ini menghambat kualitas pembelajaran, menguras energi guru, dan mengurangi fokus mereka dalam memberikan layanan pendidikan terbaik. Karena itu, IGI mengusulkan agar Pemerintah Kota Bogor menetapkan standar minimum upah guru swasta sebagai bagian dari strategi pembangunan sektor pendidikan.

Dukungan BAPPERIDA: Permintaan Data dan Peluang Masuk Kajian Resmi Kota

BAPPERIDA memberikan respons positif dengan meminta data terkait gaji nyata guru swasta di berbagai jenjang pendidikan. Data ini akan menjadi bagian dari kajian bersama Dinas Pendidikan untuk merumuskan langkah kebijakan yang lebih komprehensif.

Lebih jauh, BAPPERIDA menyampaikan bahwa kajian tersebut berpotensi disisipkan sebagai usulan pasal baru dalam penyusunan Rancangan Peraturan Wali Kota tentang Beasiswa Sekolah Swasta. Dengan masuknya isu upah minimum guru ke dalam peraturan daerah, upaya mewujudkan kesejahteraan guru swasta akan memiliki landasan hukum yang lebih kuat dan terintegrasi dalam perencanaan pembangunan Kota Bogor.

Membuka Peluang Kolaborasi: Hibah dan Bansos untuk Penguatan Program IGI

Selain isu utama mengenai kesejahteraan guru, pertemuan ini juga membahas peluang pemanfaatan dana hibah dan bantuan sosial (bansos) agar IGI Kota Bogor dapat menyelenggarakan lebih banyak kegiatan luring. Dengan dukungan regulasi dan pembiayaan yang lebih jelas, IGI Kota Bogor berharap dapat memperluas dampak program pelatihan dan advokasi bagi guru-guru di Kota Bogor.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Generation Global: Shaping Tomorrow’s Global Leaders

  Sabtu, 24 Januari 2026 pukul 19.30 - 21. 30 WIB, Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Bogor mengadakan webinar  melalui program "Ngobrol ...