Kamis, 20 Agustus 2026

Usung Semangat Artificial Intelligence dan Proteksi Guru, IGI Kota Bogor Resmi Mantapkan Program Kerja 2026–2031

Pengurus Daerah Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Bogor resmi mengukuhkan arah kebijakan dan program kerja untuk lima tahun ke depan melalui gelaran Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) Periode 2026–2031 yang berlangsung di SMK-SMAK Kota Bogor pada Sabtu, 25 Juli 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum penting sekaligus tindak lanjut dari Musyawarah Daerah (MUSDA) dan agenda pelantikan pengurus baru. Tidak hanya sebagai ajang konsolidasi internal, rangkaian acara diawali dengan Seminar Pendidikan bertajuk “SIM IGI untuk Guru: Maksimalkan Fitur, Tingkatkan Kualitas Pembelajaran” yang diserap antusias oleh puluhan tenaga pendidik se-Kota Bogor.

Dorong Integrasi AI dan Teknologi Pembelajaran

Dalam persidangan komisi hingga sidang pleno RAKERDA, IGI Kota Bogor menetapkan deretan program kerja prioritas yang adaptif terhadap dinamika era digital. Salah satu poin krusial yang disepakati adalah pemanfaatan teknologi modern dan Artificial Intelligence (AI) dalam ruang-ruang kelas serta penguatan literasi dan numerasi siswa.

Penguatan tata kelola organisasi juga didukung oleh digitalisasi publikasi dan pemanfaatan sistem informasi manajemen terpadu guna memastikan efisiensi layanan bagi seluruh anggota.

Pengurus IGI Kota Bogor dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) untuk membahas

program kerja periode 2026-2031 (sumber: dokumentasi pribadi)

Fokus Utama Program Kerja IGI Kota Bogor (2026–2031):

  • Kompetensi & Inovasi: Pelatihan berkelanjutan, penelitian tindakan kelas, serta pengembangan inovasi pembelajaran berbasis AI dan teknologi digital.
  • Literasi & Numerasi: Program pendampingan intensif penguatan kecakapan dasar siswa di sekolah.
  • Advokasi & Perlindungan: Layanan bantuan hukum, advokasi profesi, dan jaminan perlindungan bagi guru.
  • Kolaborasi Global & Kewirausahaan: Perluasan jejaring kemitraan skala nasional maupun internasional, pengembangan unit kewirausahaan, serta apresiasi bidang seni dan olahraga.

Advokasi Profesi dan Transparansi Akuntabilitas

Selain fokus pada ranah akademik dan teknologi, RAKERDA IGI Kota Bogor menekankan pentingnya advokasi serta perlindungan profesi guru. Langkah ini diambil untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi para pendidik dalam menjalankan tugas mulia di sekolah.

Guna memastikan seluruh program berjalan optimal dan terukur, setiap bidang kepengurusan diwajibkan menyusun Rencana Aksi Tahunan yang dilengkapi dengan indikator keberhasilan, alokasi anggaran, serta jadwal pelaksanaan yang jelas. Pelaksanaan seluruh agenda kerja ini akan melalui proses monitoring dan evaluasi (Monev) secara berkala setiap semester.

“Seluruh pengurus berkomitmen menjalankan organisasi secara profesional, kolaboratif, transparan, dan akuntabel. Kami ingin memastikan setiap program berdampak nyata bagi guru dan peserta didik di Kota Bogor.” Ujar Siti Amalia, Ketua IGI Kota Bogor.

Mengusung Semboyan “Sharing and Growing Together”

Dengan mengusung semangat kebersamaan “Sharing and Growing Together”, IGI Kota Bogor menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai ruang belajar, saling berbagi praktik baik, dan tumbuh bersama bagi seluruh tenaga pendidik.

Hesti Dwi Rachmawati, sekretaris IGI Kota Bogor menyampaikan kebanggaannya menjadi bagian dari IGI Kota Bogor. “Saya bertemu dengan rekan-rekan guru inspiratif yang banyak membantu saya untuk terus belajar, tumbuh, dan berkembang tanpa merasa  ‘kecil’. Semoga program-program dari hasil RAKERDA IGI Kota Bogor ini dapat bermanfaat dan berdampak untuk kita semua, khususnya guru-guru semua.”

Melalui hasil RAKERDA Periode 2026-2031 ini, IGI Kota Bogor siap bergerak aktif menciptakan transformasi positif, memperluas jejaring kolaborasi baik skala nasional dan internasional, serta menjadi pelopor kemajuan dunia pendidikan di Kota Bogor. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

EMOSI ITU GURU: Be A Fun Mentor

Sabtu, 12 September 2026 pukul 19.30 - 21.30 WIB Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Bogor melalui program Ngobrol Pendidikan Inspiratif (NGOP...