Pengurus Daerah Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Bogor resmi mengukuhkan arah kebijakan dan program kerja untuk lima tahun ke depan melalui gelaran Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) Periode 2026–2031 yang berlangsung di SMK-SMAK Kota Bogor pada Sabtu, 25 Juli 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum penting
sekaligus tindak lanjut dari Musyawarah Daerah (MUSDA) dan agenda pelantikan
pengurus baru. Tidak hanya sebagai ajang konsolidasi internal, rangkaian acara
diawali dengan Seminar Pendidikan bertajuk “SIM IGI untuk Guru: Maksimalkan
Fitur, Tingkatkan Kualitas Pembelajaran” yang diserap antusias oleh puluhan
tenaga pendidik se-Kota Bogor.
Dorong Integrasi AI dan Teknologi
Pembelajaran
Dalam persidangan komisi hingga sidang pleno
RAKERDA, IGI Kota Bogor menetapkan deretan program kerja prioritas yang adaptif
terhadap dinamika era digital. Salah satu poin krusial yang disepakati adalah
pemanfaatan teknologi modern dan Artificial Intelligence (AI) dalam ruang-ruang
kelas serta penguatan literasi dan numerasi siswa.
Penguatan tata kelola organisasi juga
didukung oleh digitalisasi publikasi dan pemanfaatan sistem informasi manajemen
terpadu guna memastikan efisiensi layanan bagi seluruh anggota.
Pengurus IGI Kota Bogor dalam Rapat Kerja Daerah
(Rakerda) untuk membahas
program kerja periode 2026-2031 (sumber: dokumentasi
pribadi)
Fokus Utama Program Kerja IGI Kota Bogor
(2026–2031):
- Kompetensi & Inovasi: Pelatihan berkelanjutan, penelitian tindakan kelas, serta pengembangan inovasi pembelajaran berbasis AI dan teknologi digital.
- Literasi & Numerasi: Program pendampingan intensif penguatan kecakapan dasar siswa di sekolah.
- Advokasi & Perlindungan: Layanan bantuan hukum, advokasi profesi, dan jaminan perlindungan bagi guru.
- Kolaborasi Global & Kewirausahaan: Perluasan jejaring kemitraan skala nasional maupun internasional, pengembangan unit kewirausahaan, serta apresiasi bidang seni dan olahraga.
Advokasi Profesi dan Transparansi
Akuntabilitas
Selain fokus pada ranah akademik dan
teknologi, RAKERDA IGI Kota Bogor menekankan pentingnya advokasi serta
perlindungan profesi guru. Langkah ini diambil untuk memberikan rasa aman dan
kenyamanan bagi para pendidik dalam menjalankan tugas mulia di sekolah.
Guna memastikan seluruh program berjalan
optimal dan terukur, setiap bidang kepengurusan diwajibkan menyusun Rencana
Aksi Tahunan yang dilengkapi dengan indikator keberhasilan, alokasi anggaran,
serta jadwal pelaksanaan yang jelas. Pelaksanaan seluruh agenda kerja ini akan
melalui proses monitoring dan evaluasi (Monev) secara berkala setiap semester.
“Seluruh pengurus berkomitmen menjalankan
organisasi secara profesional, kolaboratif, transparan, dan akuntabel. Kami
ingin memastikan setiap program berdampak nyata bagi guru dan peserta didik di
Kota Bogor.” Ujar Siti Amalia, Ketua IGI Kota Bogor.
Mengusung Semboyan “Sharing and Growing Together”
Dengan mengusung semangat kebersamaan “Sharing and Growing
Together”, IGI Kota Bogor menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai
ruang belajar, saling berbagi praktik baik, dan tumbuh bersama bagi seluruh
tenaga pendidik.
Hesti Dwi Rachmawati, sekretaris IGI Kota Bogor menyampaikan kebanggaannya menjadi bagian dari IGI Kota Bogor. “Saya bertemu dengan rekan-rekan guru inspiratif yang banyak membantu saya untuk terus belajar, tumbuh, dan berkembang tanpa merasa ‘kecil’. Semoga program-program dari hasil RAKERDA IGI Kota Bogor ini dapat bermanfaat dan berdampak untuk kita semua, khususnya guru-guru semua.”
Melalui hasil RAKERDA Periode 2026-2031 ini, IGI Kota Bogor siap bergerak aktif menciptakan transformasi positif, memperluas jejaring kolaborasi baik skala nasional dan internasional, serta menjadi pelopor kemajuan dunia pendidikan di Kota Bogor.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar